Kita pasti sering mendengar bahwa ‘Bekerjalah dengan cerdas jangan terlalu keras’, tetapi apa hal itu  benar-benar bisa menjamin sebuah kesuksesan? Apakah hanya kerja cerdas yang membawa manusia sukses, dan jika demikian, mengapa begitu banyak dari Kita yang masih sibuk mencurahkan darah dan keringat untuk bekerja keras mencapai tujuan kita?

Apakah Kita harus memilih kerja cerdas atau kerja keras? Tentu saja kerja cerdas atau keras adalah pertanyaan wawancara umum lainnya, yang banyak digunakan HRD untuk menggali lebih dalam tentang etos kerja para pelamar. Mari Kita lihat bagaimana cara mengatasi pertanyaan rumit ini

Perbedaan Antara Kerja Cerdas dan Kerja Keras

Ketika berbicara tentang perbedaan antara kerja cerdas dan kerja keras, cukup sederhana untuk menjelaskan apa artinya kerja keras, Jika Kita ingin sukses dalam jangka panjang, Kita harus bekerja keras selama berjam-jam.

Kita harus mulai lebih awal, sebelum semua orang lain, dan Kita harus begadang, ketika semua orang sudah menikmati sore dan malam hari mereka.

Di sisi lain, sangat sulit untuk menemukan pedoman yang sangat jelas tentang apa arti bekerja cerdas sebenarnya dan bagaimana kerja cerdas berbeda dari kerja keras.

Kerja keras adalah ketika Kita memutuskan bahwa tidak ada orang yang akan mengalahkan Kita, namun nyatanya Kita masih memiliki batas maksimum mengenai jam kerja dan selalu ada seseorang yang mau tidur kurang dari Kita.

Selain itu, banyak orang bekerja keras, tetapi hanya sedikit yang menjadi sangat sukses. Itu karena kerja cerdaslah yang membuat perbedaan. Ketika kita bekerja untuk tugas yang diberikan tergantung pada nilainya.  Berusaha  menerapkan otak kita untuk menghasilkan hasil maksimal dengan menggunakan tenaga kerja yang minimum maka itulah dikenal sebagai Pekerjaan Cerdas.

Sedangkan Kerja Keras adalah tentang bekerja secara konsisten menuju tujuan tertentu terlepas dari nilainya dan tidak khawatir tentang hasilnya atau dengan tidak menggunakan cara apa pun untuk mengurangi upaya Kita.

Sementara kedua metodologi memiliki pro dan kontra, biasanya terlihat bahwa penggabungan keduanya memberikan hasil yang sempurna dan efisien.

Kerja keras sendiri memiliki ciri :

  1. Komitmen

Kerja keras bukanlah hal yang mudah untuk diikuti karena kerja keras membutuhkan komitmen dan ketulusan. Seorang pekerja keras perlu secara konsisten bekerja menuju apa yang menurutnya layak dilakukan, tidak peduli seberapa menantang situasinya.

 

Sukses untuk para Pekerja Keras datang setelah bekerja selama berjam-jam yang menghilangkan kenyamanan hidupnya.

 

  1. Format kerja yang masih tradisional

Kerja keras melekat pada bentuk tradisional melakukan pekerjaan dan tidak ada banyak perubahan yang tergabung dalam pola kerja.

  1. Membosankan

Menjadi bentuk yang masih tradisional dari pola kerja, kerja keras membutuhkan banyak usaha dan konsistensi sehingga membosankan dan melelahkan. Keberhasilan semalam tidak dijamin oleh kerja keras.

  1. Monoton

Kerja keras bertujuan untuk kuantitas dan mungkin menjadi monoton dan membosankan bagi sebagian orang. Tetapi jika dilakukan dengan hati dan jiwa, kerja keras dapat memberi Kita hasil terbaik.

 

Kerja Cerdas

Sementara kerja cerdas memiliki ciri :

  1. Membutuhkan pengetahuan yang mendalam:

Salah satu prasyarat kerja cerdas adalah memiliki pengetahuan mendalam tentang pekerjaan yang ada di tangan karena itu akan membuat pekerjaan Kita mudah. Kita dapat mencari cara yang efisien untuk melakukan pekerjaan dengan cara yang lebih terencana dan terorganisir.

  1. Menghemat banyak waktu

Menjadi pekerja yang cerdas menghemat banyak waktu karena Kita dapat menemukan cara untuk mengurangi pekerjaan Kita  menggunakan cara yang logis dan inovatif untuk mencapai tujuan Kita. Hal ini tidak hanya menghemat waktu Kita, tetapi juga memberi Kita cukup waktu untuk mempelajari tugas baru sambil menyelesaikan yang sekarang.

  1. Realisasi tujuan yang lebih cepat

Tidak mengandalkan cara kerja yang masih tradisional, kerja cerdas lebih menggunakan cara kerja improvisasi, kerja cerdas adalah metode yang lebih cepat yang membantu Kita mencapai tujuan Kita lebih awal.

  1. Membangun kekuatan

Ketika seseorang memperoleh pengetahuan mendalam tentang pekerjaan apa pun dan menemukan cara untuk memperbaiki pola kerja untuk mencapai tujuan secara efisien dan dalam waktu yang lebih singkat, itu benar-benar membangun kekuatan Kita dan membantu Kita menjadi ahli dalam pekerjaan yang ada di tangan.

  1. Butuh waktu

Di era teknologi saat ini dan waktu yang bergerak cepat, pekerjaan cerdas adalah kebutuhan saat ini. Kerja cerdas memberikan cara yang lebih mudah untuk melakukan tugas tertentu dan memberikan hasil yang serupa dalam kerangka waktu yang lebih rendah.

Meskipun kita telah melihat bahwa kerja cerdas adalah pilihan yang lebih baik, tetapi yang kita lupakan adalah bahwa kerja cerdas adalah buah dari kerja keras.

Hanya ketika Kita bekerja keras, Kita mengumpulkan keahlian dan pengetahuan untuk memahami pekerjaan di tangan dan secara efisien meningkatkannya dan bekerja dengan cerdas. Jadi setelah mendiskusikan kerja keras dan cerdas, menurutmu apa yang harus disukai?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *